Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٩٧٠: أَخْبَرَنَا أَبُو خَلِيفَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ بَهْدَلَةَ، عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ، أَنَّ ابْنَ مَسْعُودٍ كَانَ قَائِمًا يُصَلِّي، فَلَمَّا بَلَغَ رَأْسَ الْمِائَةِ مِنَ النِّسَاءِ، أَخَذَ يَدْعُو، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: سَلْ تُعْطَهْ، ثَلاَثًا، فَقَالَ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ إِيمَانًا لاَ يَرْتَدُّ، وَنَعِيمًا لاَ يَنْفَدُ، وَمُرَافَقَةَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي أَعْلَى جُنَّةِ الْخُلْدِ.
Shahih Ibnu Hibban 1970: Abu Khalifah mengabarkan kepada kami, dia berkata: Musa bin Ismail menceritakan kepada kami, Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami dari Ashim bin Bahdalah, dari Zirr bin Hubaisy, bahwa Ibnu344 Mas'ud berdiri dalam shalat Ketika dia telah sampai pada ayat seratus lebih dari surah An-Nisaa', dia berdoa. Rasulullah lalu bersabda, “Mintalah, maka kamu akan diberi akan dikabulkan)," sebanyak tiga kali. Dia pun berdoa, “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu agar diberi iman yang tidak akan menjadi murtad, nikmat yang tidak akan habis, dan bersahabat dengan Muhammad di Surga Khuldi yang tertinggi.”345 1:2
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1970