Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ١٠٧٤: نا بُنْدَارٌ، نا يَحْيَى، نا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ، حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ عَائِشَةَ، ح وَثنا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ بْنِ كُرَيْبٍ، ثنا أَبُو أُسَامَةَ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي مِنَ اللَّيْلِ ثَلَاثَ عَشْرَةَ رَكْعَةً كَانَ يُوتِرُ بِخَمْسِ سَجَدَاتٍ - يَعْنِي رَكَعَاتٍ - لَا يُسَلِّمُ فِيهِنَّ، فَيَجْلِسُ فِي الْآخِرَةِ، ثُمَّ يُسَلِّمُ هَذَا حَدِيثُ أَبِي أُسَامَةَ وَقَالَ بُنْدَارٌ: وَيُوتِرُ مِنْهُنَّ بِخَمْسٍ، وَلَا يُسَلِّمُ إِلَّا فِي آخِرِهِنَّ
Shahih Ibnu Khuzaimah 1074: Bundar menceritakan kepada kami, Yahya menceritakan kepada kami, Hisyam bin Urwah menceritakan kepada kami, Ayahku menceritakan kepada kami dari Aisyah (Ha') Muhammad bin Al Ala' bin Kuraib menceritakan kepada kami, Abu Usamah menceritakan kepada kami dari Hisyam, dari ayahnya, dari Aisyah bahwa Rasulullah shalat malam tiga belas rakaat dengan wftir lima sujud —yaitu rakaat— tanpa mengucapkan salam, lalu duduk pada rakaat terakhir dan kemudian mengucap salam.” Ini adalah hadits riwayat Abu Usamah. Bundar berkata, “Beliau shalat witir dari rakaat tersebut dengan lima rakaat dan tidak mengucap salam melainkan di akhir rakaatnya.”
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1074