Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury

Biografi Ibnu KHuzaimah


صحيح ابن خزيمة ١٠٨٤: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ خَشْرَمٍ، أَخْبَرَنَا عِيسَى يَعْنِي ابْنَ يُونُسَ، ح وَثنا عَلِيٌّ، أَيْضًا أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ إِدْرِيسَ، ح وَثنا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى، ثنا جَرِيرٌ جَمِيعًا عَنِ الْأَعْمَشِ، ح وَثنا أَبُو مُوسَى، ثنا أَبُو مُعَاوِيَةَ، ح وَثنا يَعْقُوبُ الدَّوْرَقِيُّ، نا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ قَالَا: ثنا الْأَعْمَشُ، ح وَثنا أَبُو مُوسَى، نا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ، ثنا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ سُلَيْمَانَ وَهُوَ الْأَعْمَشُ، عَنْ أَبِي سُفْيَانَ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ خَافَ مِنْكُمْ أَنْ لَا يَسْتَيْقِظَ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ، فَلْيُوتِرْ مِنْ أَوَّلِهِ، وَلْيَرْقُدْ، وَمَنْ طَمِعَ مِنْكُمْ أَنْ يَسْتَيْقِظَ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ فَلْيُوتِرْ مِنْ آخِرِهِ؛ فَإِنَّ صَلَاةَ آخِرِ اللَّيْلِ مَحْضُورَةٌ، فَذَلِكَ أَفْضَلُ» هَذَا حَدِيثُ عِيسَى وَفِي حَدِيثِ جَرِيرٍ وَأَبِي عَوَانَةَ قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Shahih Ibnu Khuzaimah 1084: Ali bin Khasyram menceritakan kepada kami, Isa -yaitu Ibnu Yunus- mengabarkan kepada kami (Ha') Ali juga menceritakan kepada kami, Abdullah -yaitu Ibnu Idris- mengabarkan kepada kami (Ha') Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, Jarir menceritakan kepada kami, semuanya dari Al A’masy; (Ha'). Abu Musa menceritakan kepada kami, Abu Mu’awiyah menceritakan kepada kami; Hadits. Ya’qub Ad-Dauraqi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ubaid menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Al A’masy menceritakan kepada kami (Ha') Abu Musa menceritakan kepada kami, Yahya bin Hammad menceritakan kepada kami, Abu Awanah menceritakan kepada kami dari Sulaiman —yaitu Al A’masy— dari Abu Sufyan, dari Jabir bin Abdullah, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, 'Barangsiapa di antara kamu khawatir tidak dapat bangun di akhir malam maka ia hendaknya shalat witir di awal malam dan kemudian tidur. Barangsiapa di antara yang terbiasa bangun di akhir malam maka ia hendaknya mengerjakan shalat witir di akhirnya, karena shalat di akhir malam disaksikan, maka dari itu lebih utama.” Ini adalah hadits Isa. Di dalam hadits Jarir dan Abu Awanah, ia berkata, “Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.”

Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1084