Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury

Biografi Ibnu KHuzaimah


صحيح ابن خزيمة ١٣٩٠: ثنا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى، ثنا جَرِيرٌ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: " انْكَسَفَتِ الشَّمْسُ يَوْمًا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيُصَلِّيَ، فَقَامَ حَتَّى لَمْ يَكَدْ أَنْ يَرْكَعَ، ثُمَّ رَكَعَ حَتَّى لَمْ يَكَدْ يَرْفَعُ رَأْسَهُ، ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَلَمْ يَكَدْ أَنْ يَسْجُدَ، ثُمَّ سَجَدَ فَلَمْ يَكَدْ أَنْ يَرْفَعَ رَأْسَهُ، فَجَعَلَ يَنْفُخُ وَيَبْكِي، وَيَقُولُ: «رَبِّ، أَلَمْ تَعِدْنِي أَنْ لَا تُعَذِّبَهُمْ وَأَنَا فِيهِمْ؟ رَبِّ، أَلَمْ تَعِدْنِي أَنْ لَا تُعَذِّبَهُمْ وَنَحْنُ نَسْتَغْفِرُكَ؟» ، فَلَمَّا صَلَّى رَكْعَتَيْنِ انْجَلَتِ الشَّمْسُ، فَقَامَ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ، وَقَالَ: «إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ فَإِذَا انْكَسَفَا فَافْزَعُوا إِلَى ذَكَرِ اللَّهِ» ، ثُمَّ قَالَ: " لَقَدْ عُرِضَتْ عَلَيَّ الْجَنَّةُ حَتَّى لَوْ شِئْتُ تَعَاطَيْتُ قِطْفًا مِنْ قُطُوفُهَا، وَعُرِضَتْ عَلَيَّ النَّارُ فَجَعَلْتُ أَنْفُخُهَا، فَخِفْتُ أَنْ يَغْشَاكُمْ، فَجَعَلْتُ أَقُولُ: رَبِّ، أَلَمْ تَعِدْنِي أَنْ لَا تُعَذِّبَهُمْ وَأَنَا فِيهِمْ؟ رَبِّ، أَلَمْ تَعِدْنِي أَلَا تُعَذِّبَهُمْ وَهُمْ يَسْتَغْفِرُونَ؟، قَالَ: فَرَأَيْتُ فِيهَا الْحِمْيَرِيَّةَ السَّوْدَاءَ الطَّوِيلَةَ صَاحِبَةَ الْهِرَّةِ، كَانَتْ تَحْبِسُهَا فَلَمْ تُطْعِمْهَا وَلَمْ تَسْقِهَا وَلَا تَتْرُكُهَا تَأْكُلُ مِنْ خَشَاشِ الْأَرْضِ، فَرَأَيْتُهَا كُلَّمَا أَدْبَرَتْ نَهَشَتْهَا، وَكُلَّمَا أَقْبَلَتْ نَهَشَتْهَا فِي النَّارِ، وَرَأَيْتُ صَاحِبَ السِّبْتِيَّتَيْنِ أَخًا بَنِي دُعْدُعٍ، يُدْفَعُ فِي النَّارِ بِعَصًا ذِي شُعْبَتَيْنِ، وَرَأَيْتُ صَاحِبَ الْمِحْجَنِ فِي النَّارِ الَّذِي كَانَ يَسْرِقُ الْحَاجَّ بِمِحْجَنِهِ، وَيَقُولُ: إِنِّي لَا أَسْرِقُ إِنَّمَا يَسْرِقُ الْمِحْجَنُ، فَرَأَيْتُهُ فِي النَّارِ مُتَّكِئًا عَلَى مِحْجَنِهِ "

Shahih Ibnu Khuzaimah 1390: Yusuf bin Musa menceritakan kepada kami, Jarir menceritakan kepada kami, dari Atha' bin As-Sa'ib, dari ayahnya, dari Abdullah bin Amr, ia berkata: Pada suatu hari di zaman Rasulullah terjadi gerhana matahari, maka Rasulullah berdiri untuk mengerjakan shalat. Beliau kemudian berdiri sampai seakan-akan tidak akan ruku, lalu ruku sampai seakan-akan tidak akan mengangkat kepalanya, kemudian mengangkat kepalanya sampai seakan-akan tidak akan Sujud, lalu sujud sampai seakan-akan tidak akan mengangkat kepalanya, kemudian mengangkat kepalanya sampai seakan-akan tidak akan sujud, lantas sujud sampai seakan-akan tidak akan mengangkat kepalanya. Setelah itu beliau menghembuskan nafas dan menangis, beliau berdoa, "Ya Allah, bukankah Engkau telah menjanjikan kepadaku agar tidak mengadzab mereka sementara aku berada di tengah-tengah mereka? Tuhanku bukankah Engkau telah menjanjikan aku untuk tidak mengadzab mereka sedang kami memohon ampunan kepada-Mu?" Takala beliau selesai shalat dua rakaat maka matahari terang kembali, maka beliau berdiri dan memuji Allah serta mengagungkan-Nya dan berkata, "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah, apabila keduanya mengalami gerhana maka segeralah berdzikir kepada Allah" Setelah itu beliau berkata, "Diperlihatkan kepadaku surga sehingga jika aku menghendaki niscaya aku akan memetik satu tandan dari tandan-tandan yang ada di dalamnya. Aku juga diperlihatkan neraka maka aku menghembuskannya karena aku takut akan menimpamu semua sehingga aku mengucapkan, 'Ya Tuhanku, bukankah Engkau telah menjanjikan kepadaku untuk tidak mengadzab mereka sementara aku berada di tengah-tengah mereka? Tuhanku, bukankah Engkau berjanji untuk tidak mengadzab mereka sedang mereka meminta ampun kepada-Mu?'." Beliau berkata, "Aku melihat di dalamnya seorang perempuan hitam yang tinggi dari Humairiyyah pemilik kucing yang dikurungnya tanpa diberi makan serta tidak menuntunnya atau membiarkannya memakan serangga. Aku melihat dirinya tatkala menghadap kebelakang kucing itu menggigitnya dan takala menghadap kedepan iapun menggigitnya di dalam api neraka. Aku juga melihat sahabat orang Yahudi sekutu bani Da’da’ yang diceburkan kedalam neraka dengan tongkat yang memiliki dua cabang, serta aku melihat di neraka pemilik tongkat yang bengkok yang selalu mencuri barang-barang jamaah haji dengan tongkat bengkoknya, ia berkata, 'Aku tidak mencuri akan tetapi yang mencuri adalah tongkat bengkok ini,' maka aku melihatnya sedang bersandar pada tongkat bengkoknya."

Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1390