Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury

Biografi Ibnu KHuzaimah


صحيح ابن خزيمة ١٣٨٥: حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي يُونُسُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ، عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: خَسَفَتِ الشَّمْسُ فِي حَيَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَخَرَجَ إِلَى الْمَسْجِدِ، فَقَامَ وَكَبَّرَ وَصَفَّ النَّاسَ وَرَاءَهُ، فَقَرَأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قِرَاءَةً طَوِيلَةً، ثُمَّ كَبَّرَ، فَرَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلًا، ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ، فَقَالَ: «سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ» ، ثُمَّ قَامَ فَقَرَأَ قِرَاءَةً طَوِيلَةً، هِيَ أَدْنَى مِنَ الْقِرَاءَةِ الْأُولَى، ثُمَّ كَبَّرَ فَرَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلًا، هُوَ أَدْنَى مِنَ الرُّكُوعِ الْأَوَّلِ، ثُمَّ قَالَ: «سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ» ، ثُمَّ فَعَلَ فِي الرَّكْعَةِ الْأَخِيرَةِ مِثْلَ ذَلِكَ، فَاسْتَكْمَلَ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ وَأَرْبَعَ سَجَدَاتٍ، وَانْجَلَتِ الشَّمْسُ قَبْلَ أَنْ يَنْصَرِفَ، ثُمَّ قَامَ فَخَطَبَ النَّاسَ، فَأَثْنَى عَلَى اللَّهِ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ، ثُمَّ قَالَ: «إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَا يُخْسَفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ، وَلَا لِحَيَاتِهِ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَافْزَعُوا إِلَى الصَّلَاةِ»

Shahih Ibnu Khuzaimah 1385: Yunus bin Abdul A’la menceritakan kepada kami, Ibnu Wahab mengabarkan kepada kami, Yunus mengabarkan kepadaku dari bin Syihab, dari Urwah bin Az-Zubair, dari Aisyah, ia berkata, "Ketika terjadi gerhana matahari di masa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, beliau ke luar menuju masjid, lalu berdiri untuk shalat dan tertakbir dan orang-orang membuat barisan di belakangnya. Rasulullah membaca surah dengan bacaan yang panjang, lalu bertakbir dan ruku dengan ruku yang lama, kemudian mengangkat kepalanya dan mengucapkan "Sami'allahu liman hamidah Rabbana walakal hamd", lalu berdiri dan membaca bacaan yang panjang, yaitu yang lebih pendek dari bacaan pertama, kemudian bertakbir dan ruku dengan ruku yamg lama, yaita yang lebih pendek dari ruku yang pertama, lalu mengucapkan 'Sami’allahu liman hamidah Rabbana walakal hamd' kemudian beliau melakukan seperti itu pada rakaat yang terakhir hingga sempurna empat ruku dan empat sujud dan matahari bersinar kembali sebelum beliau teraling (bergerak dari tempatnya). Setelah itu beliau berdiri dan berkhutbah dihadapan orang-orang dengan memuji pujian yang layak bagi Allah, kemudian berkata, "Sesungghnya matahari dan bulan adalah dua tanda kekuasaan Allah yang keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian atau hidupnya seseorang, apabila kamu melihat keduanya terjadi maka segeralah mengerjakan shalat "

Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1385