Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ٨٣٤: وَقَدْ رَوَى شُعْبَةُ، عَنِ الْحَكَمِ، عَنْ يَحْيَى بْنِ الْجَزَّارِ، عَنْ صُهَيْبٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: جِئْتُ أَنَا وَغُلَامٌ مِنْ بَنِي هَاشِمٍ عَلَى حِمَارٍ، أَوْ حِمَارَيْنِ، فَمَرَرْتُ بَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُصَلِّي، فَلَمْ يَنْصَرِفْ، وَجَاءَتْ جَارِيَتَانِ مِنْ بَنِي عَبْدِ الْمُطَّلِبِ، فَأَخَذَتَا بِرُكْبَتَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَفَرَعَ - أَوْ فَرَّقَ - بَيْنَهُمَا، وَلَمْ يَنْصَرِفْ " قَالَ أَبُو بَكْرٍ: وَلَيْسَ فِي هَذَا الْخَبَرِ أَنَّ الْحِمَارَ مَرَّ بَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَإِنَّمَا قَالَ: فَمَرَرْتُ بَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَهَذِهِ اللَّفْظَةُ تَدُلُّ أَنَّ ابْنَ عَبَّاسٍ مَرَّ بَيْنَ يَدَيِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ نُزُولِهِ عَنِ الْحِمَارِ، لِأَنَّهُ قَالَ: فَمَرَرْتُ بَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُصَلِّي
Shahih Ibnu Khuzaimah 834: Syu’bah meriwayatkan dari Al Hakam, dari Yahya bin Al Jazzar, dari Suhaib, dari bin Abbas, ia berkata, “Aku dan seorang pembantu Laki-laki dari bani Hasyim tiba dengan menunggang keledai atau dengan dua keledai, kemudian aku melintas di hadapan Rasulullah yang sedang shalat dan beliau tidak memutuskan shalat. Setelah itu datang dua orang hamba sahaya dari bani Abdul Muththalib dan keduanya memegang kedua lutut Rasulullah SAW. Beliau kemudian melerai —atau memisahkan— antara keduanya dan tidak memutuskan shalat.” Abu Bakar berkata, “Didalam hadits ini tidak terdapat keterangan yang menjelaskan bahwa keledai tersebut melintas di hadapan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, akan tetapi Ibnu Abbas berkata, 'Kemudian aku melintas di hadapan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, maka lafazh ini menyatakan bahwa Ibnu Abbas melintas di hadapan Rasulullah setelah ia turun dari keledai, sebab ia berkata, 'Kemudian aku melintas di hadapan Rasulullah yang sedang shalat'.”
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 834