Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ٨٦٤: نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مَسْعُودِ بْنِ عَبْدِ الْحَمِيدِ، ثنا الْقَاسِمُ يَعْنِي ابْنَ الْحَكَمِ الْعُرَنِيَّ -، ثنا سُفْيَانُ، عَنْ قَابُوسِ بْنِ أَبِي ظَبْيَانَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ صَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمِنًى فَخَطَرَتْ مِنْهُ كَلِمَةٌ قَالَ: فَسَمِعَهَا الْمُنَافِقُونَ، فَقَالَ: فَأَكْثَرُوا، فَقَالُوا: إِنَّ لَهُ قَلْبَيْنِ، أَلَا تَسْمَعُونَ إِلَى قَوْلِهِ وَكَلَامِهِ فِي الصَّلَاةِ إِنَّ لَهُ قَلْبًا مَعَكُمْ، وَقَلْبًا مَعَ أَصْحَابِهِ، فَنَزَلَتْ يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ اتَّقِ اللَّهَ وَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَالْمُنَافِقِينَ الأحزاب: 1 ، إِلَى قَوْلِهِ: مَا جَعَلَ اللَّهُ لِرَجُلٍ مِنْ قَلْبَيْنِ فِي جَوْفِهِ الأحزاب: 4
Shahih Ibnu Khuzaimah 864: Abu Thahir mengabarkan kepada kami, Abu Bakar menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Mas'ud bin Abdul Hamid menceritakan kepada kami, Al Qasim —yaitu Ibnu Al Hakam Al Arani— menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Qabus bin Abu Zhabyan, dari ayahnya, dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Ketika Rasululah shalat di Mina, terlintas darinya perkataan." Perawi lanjut berkata: Kemudian orang-orang munafik mendengar hal itu, Ibnu Umar pun berkata, "Orang-orang munafik mengeij akannya dan mereka mengatakan bahwa beliau mempunyai dua hati,' Bukankah engkau mendengar ucapannya dan perkataannya di dalam shalat? Sesungguhnya ia menjadikan sebagian hatinya untukmu dan sebagian lainnya untuk para sahabatnya.' Maka turunlah ayat, 'Hai Nabi, bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik Allah sekali-kali tidak menjadikan bagi seseorang dua buah hati dalam rongganya'." (Qs. Al Ahzaab 33: 1-4)
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 864