Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ٨٥٨: نا بُنْدَارٌ، نا يَحْيَى، ثنا الْحَجَّاجُ وَهُوَ الصَّوَّافُ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ ح وَحَدَّثَنَا أَبُو هَاشِمٍ زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ، نا إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ، حَدَّثَنِي الْحَجَّاجُ بْنُ أَبِي عُثْمَانَ، حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ ح وَثنا مُحَمَّدُ بْنُ هِشَامٍ، ثنا إِسْمَاعِيلُ، حَدَّثَنِي الْحَجَّاجُ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ ح وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَيْمُونٍ، ثنا الْوَلِيدُ يَعْنِي ابْنَ مُسْلِمٍ، عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ، عَنْ يَحْيَى وَثنا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، أَخْبَرَنَا بِشْرٌ يَعْنِي ابْنَ بَكْرٍ - عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ، حَدَّثَنِي يَحْيَى، عَنْ هِلَالِ بْنِ أَبِي مَيْمُونَةَ، حَدَّثَنِي عَطَاءُ بْنُ يَسَارٍ، ثنا مُعَاوِيَةُ بْنُ الْحَكَمِ السُّلَمِيُّ، ح وَثنا زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ، ثناه بِشْرٌ يَعْنِي ابْنَ إِسْمَاعِيلَ الْحَلَبِيَّ، عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، حَدَّثَنِي هِلَالُ بْنُ أَبِي مَيْمُونَةَ، حَدَّثَنِي عَطَاءُ بْنُ يَسَارٍ، حَدَّثَنِي مُعَاوِيَةُ بْنُ الْحَكَمِ السُّلَمِيُّ قَالَ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّا كُنَّا حَدِيثَ عَهْدٍ بِجَاهِلِيَّةٍ، فَجَاءَ اللَّهُ بِالْإِسْلَامِ، وَإِنَّ رِجَالًا مِنَّا يَتَطَيَّرُونَ قَالَ: «ذَلِكَ شَيْءٌ يَجِدُونَهُ فِي صُدُورِهِمْ، فَلَا يَصُدَّنَّهُمْ» قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، رِجَالٌ يَأْتُونَ الْكَهَنَةَ قَالَ: «فَلَا تَأْتُوهُمْ» قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ رِجَالٌ مِنَّا يَخُطُّونَ قَالَ: «كَانَ نَبِيٌّ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ يَخُطُّ فَمَنْ وَافَقَ خَطَّهُ فَذَاكَ» قَالَ: وَبَيَّنَا أَنَا أُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، إِذْ عَطَسَ رَجُلٌ مِنَ الْقَوْمِ، فَقُلْتُ لَهُ: يَرْحَمُكُ اللَّهُ، فَحَدَّقَنِي الْقَوْمُ بِأَبْصَارِهِمْ، فَقُلْتُ: وَاثُكْلَ أُمِّيَاهُ، مَا لَكُمْ تَنْظُرُونَ إِلَيَّ قَالَ: فَضَرَبَ الْقَوْمُ بِأَيْدِيهِمْ عَلَى أَفْخَاذِهِمْ، فَلَمَّا رَأَيْتُهُمْ - يَصْمُتُونَنِي - لَكِنِّي سَكَتُّ، فَلَمَّا انْصَرَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَعَانِي، فَبِأَبِي هُوَ وَأُمِّي، مَا رَأَيْتُ مُعَلِّمًا قَطُّ قَبْلَهُ وَلَا بَعْدَهُ أَحْسَنَ تَعْلِيمًا مِنْهُ، وَاللَّهِ مَا ضَرَبَنِي، وَلَا كَهَرَنِي، وَلَا شَتَمَنِي، وَلَكِنْ قَالَ: «إِنَّ صَلَاتَنَا هَذِهِ لَا يَصْلُحُ فِيهَا شَيْءٌ مِنْ كَلَامِ النَّاسِ، إِنَّمَا هِيَ التَّكْبِيرُ، وَالتَّسْبِيحُ، وَتِلَاوَةُ الْقُرْآنِ» هَذَا لَفْظُ حَدِيثِ مَيْسَرَةَ قَالَ بُنْدَارٌ: بَيْنَمَا أَنَا أُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَهَكَذَا قَالَ الْبَاقُونَ. وَقَالَ بُنْدَارٌ: فَلَمَّا رَأَيْتُهُمْ يَصْمُتُونِي، لَكِنِّي سَكَتُّ. قَالَ أَبُو بَكْرٍ: خَرَّجْتُ فِي التَّصْنِيفِ الْكَبِيرِ حَدِيثَ الْبَاقِينَ فِي عَقِبِ حَدِيثِ بُنْدَارٍ بِمِثْلِهِ، وَلَمْ أُخَرِّجْ أَلْفَاظَهُمْ
Shahih Ibnu Khuzaimah 858: Asy-Syaikh Al Faqih Abu Al Hasan Ali bin Al Muslim As- Sulami mengabarkan kepada kami di Damaskus, Abdul Aziz bin Ahmad menceritakan kepada kami, Abu Utsman Ash-Shabuni mengabarkan kepada kami, ia berkata: Abu Thahir mengabarkan kepada kami, Abu Bakar menceritakan kepada kami, Bundar menceritakan kepada kami, Yahya menceritakan kepada kami, Al Hajjaj —yaitu Ash-Shawaf— menceritakan kepada kami dari Yahya bin Abu Katsir (98-Ba') (Ha') Abu Hasyim Ziyad bin Ayub menceritakan kepada kami, Ismail bin Ulayyah menceritakan kepada kami, Al Hajjaj bin Abu Utsman menceritakan kepadaku dari Yahya bin Abu Katsir (Ha') Muhammad bin Hisyam menceritakan kepada kami, Ismail menceritakan kepada kami, Al Hajjaj menceritakan kepadaku dari Yahya bin Abu Katsir (Ha') Muhammad bin Abdullah Ibnu Maimun menceritakan kepada kami, Al Walid -yaitu Ibnu Muslim- menceritakan kepada kami dari Al Auza'i, dari Yahya, Yunus bin Abdul A'la menceritakan kepada kami, Bisyr —yaitu bin Muslim— mengabarkan kepada kami dari Al Auza'i, dari Yahya, dari Hilal bin Abu Maimunah, Atha' bin Y asar menceritakan kepadaku, Mu'awiyah bin Al Hakam As-Sulami menceritakan kepada kami (Ha') Ziyad bin Ayub menceritakan kepada kami, Bisyr —yaitu Ibnu Ismail Al Halabi— meriwayatkan kepadanya, dari Al Auza'i, dari Yahya bin Abu Katsir, Hilal bin Abu Maimunah menceritakan kepadaku, Atha' bin Yasar menceritakan kepadaku, Mu'awiyah bin Al Hakam As-Sulami menceritakan kepadaku, ia berkata: Aku berkata, “Wahai Rasulullah, kami baru keluar dari jahiliyah dan diberikan petunjuk Islam oleh Allah, (namun) sesungguhnya ada di antara kami yang meramal hingga tidak mau berbuat.” Beliau menjawab, “Itu adalah sesuatu yang mereka dapatkan sejak masa- masa pertama maka jangan sampai hal itu menghalangi mereka.” Ia bertanya, “Wahai Rasulullah, orang-orang mendatangi para dukun.” Beliau menjawab, “Jangan kamu mendatangi mereka.” Ia bertanya kembali, “Wahai Rasulullah, ada beberapa orang dari kami ramal dengan kerikil?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya pernah ada seorang nabi dari nabi-nabi Allah melakukannya dan yang mendapatkan sesuai apa yang diramalkannya maka itu yang diharapkan." Ia lanjut berkata, “Ketika aku shalat bersama Rasulullah tiba-tiba seseorang bersin, maka aku ucapkan kepadanya, 'Yarhamukallah (semoga Allah mengasihimu).' Lalu orang-orang memandang aku dengan tajam, maka aku berkata, 'Demi kedua mata yang tidak buta, mengapa kamu melihatku demikian?'." Perawi berkata, “Orang-orang kemudian memukulkan tangan mereka ke paha dan ketika aku memandang mereka, mereka menyuruhku diam, akan tetapi aku telah diam. Tatkala Rasulullah selesai shalat maka beliau memanggilku. Demi bapak dan ibu aku, aku tidak pernah melihat seorang pun pendidik sebelum dan sesudah beliau yang lebih baik didalam memberikan pengajaran dari beliau. Demi Allah, beliau tidak memukul, membentak atau pun mencelaku, akan tetapi beliau berkata, 'Sesungguhnya shalat kita ini tidak diperkenankan sedikit pun (mengandung unsur) perkataan manusia, akan tetapi ia adalah ucapan takbir, tasbih dan bacaan Al Qur an.' ini lafazh hadits yang sederhana.” Bundar berkata, “Ketika aku shalat bersama Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, dan beginilah lafazh hadits yang dikatakan sebagian perawi.” Bundar berkata lagi, “Tatkala aku melihat mereka berusaha menyuruhku diam akan tetapi aku telah diam." Abu Bakar berkata, “Aku telah meriwayatkan di dalam kitab At- Tashnif Al Kabir hadits yang diriwayatkan oleh sebagian perawi setelah hadits Bundar yang serupa dengannya dan aku tidak meriwayatkan lafazh-lafazh hadits mereka."
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 858