Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ٨٦٥: ثنا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ، أَخْبَرَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ، ثنا الْأَزْرَقُ بْنُ قَيْسٍ، أَنَّهُ رَأَى أَبَا بَرْزَةَ الْأَسْلَمِيَّ يُصَلِّي، وَعِنَانُ دَابَّتِهِ فِي يَدِهِ، فَلَمَّا رَكَعَ انْفَلَتَ الْعِنَانُ مِنْ يَدِهِ، وَانْطَلَقَتِ الدَّابَّةُ قَالَ: فَنَكَصَ أَبُو بَرْزَةَ عَلَى عَقِبَيْهِ، وَلَمْ يَلْتَفِتْ حَتَّى لَحِقَ الدَّابَّةَ، فَأَخَذَهَا، ثُمَّ مَشَى كَمَا هُوَ، ثُمَّ أَتَى مَكَانَهُ الَّذِي صَلَّى فِيهَ، فَقَضَى صَلَاتَهُ، فَأَتَمَّهَا، ثُمَّ سَلَّمَ قَالَ: إِنِّي قَدْ صَحِبْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوٍ كَثِيرٍ حَتَّى عَدَّ غَزَوَاتٍ، فَرَأَيْتُ مِنْ رُخَصِهِ وَتَيْسِيرِهِ، وَأَخَذْتُ بِذَلِكَ، وَلَوْ أَنِّي تَرَكْتُ دَابَّتِي حَتَّى تَلْحَقَ بِالصَّحَرَاءِ، ثُمَّ انْطَلَقْتُ شَيْخًا كَبِيرًا أَخْبِطُ الظُّلْمَةَ كَانَ أَشَدَّ عَلَيَّ "
Shahih Ibnu Khuzaimah 865: Ahmad bin Abdah menceritakan kepada kami, Hammad —yaitu Ibnu Zaid— mengabarkan kepada kami, Al Azraq bin Qais menceritakan kepada kami, bahwa ia pernah melihat Abu Barzah Al Aslami shalat sambil memegang tali kekang binatang tunggangannya. Tatkala ia sujud, tali kekang itu pun terlepas dari tangannya dan binatang tunggangannya bergerak. Perawi lanjut berkata, “Abu Barzah kemudian mundur dengan punggungnya dan tidak menengok kebelakang sampai akhirnya menemukan binatang tersebut. Ia lalu mengambil tali kekangnya dan berjalan ke arah depan tetap dalam keadaannya itu, lantas mendatangi tempat shalatnya dan menyempurnakan shalatnya. Setelah itu ia mengucapkan salam. Ia berkata, 'Aku talah menemani Rasulullah di dalam banyak peperangan sehingga tidak terhitung jumlah peperangan tersebut. Aku lalu melihat keringanan dan kemudahan padanya dan aku pun mengambilnya. Seandainya aku biarkan binatang tungganganku itu pergi hingga berada di tengah-tengah padang pasir, hal itu sangat sulit bagi diriku sementara aku pada saat itu sudah tua renta dan tidak berdaya'."
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 865