Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٦٦٥: أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ سُفْيَانَ، حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُعَاذِ بْنِ خُلَيْفٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الأَعْلَى بْنُ عَبْدِ الأَعْلَى، حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ الطَّوِيلُ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: سَمِعَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلاً وَهُوَ فِي مَسِيرٍ لَهُ يَقُولُ: اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، فَقَالَ نَبِيُّ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: عَلَى الْفِطْرَةِ ثُمَّ قَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: حُرِّمَ عَلَى النَّارِ، فَابْتَدَرْنَاهُ فَإِذَا هُوَ صَاحِبُ مَاشِيَةٍ أَدْرَكَتْهُ الصَّلاَةُ فَنَادَى بِهَا.
Shahih Ibnu Hibban 1665: Al Hasan bin Sufyan telah mengabarkan kepada kami, Husain bin Muadz bin Khulaif telah menceritakan kepada kami, Abdul A’la bin Abdul A’la telah menceritakan kepada kami, Humaid Ath-Thawil telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dari Qatadah dari Anas bin Malik berkata, “Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam mendengar seorang laki-laki dalam perjalanan mengucapkan kepadanya, “Allahu akbar, Allahu Akbar”. Kemudian Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, “Di atas kesucian. Laki-laki tersebut kemudian membaca syahadat “Asyhadu an la ilaha illallahu”, kemudian Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, "Ia tidak akan disentuh api neraka”. Kemudian kami bergegas mendatanginya, ternyata ia adalah hanya seorang penggembala yang mengetahui tibanya waktu shalat, kemudian ia mengumandangkan adzan untuk shalat. 700 1:2
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1665