Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury

Biografi Ibnu KHuzaimah


صحيح ابن خزيمة ١٠٩٧: ثنا بُنْدَارٌ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، نا شُعْبَةُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ قَالَ: سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي لَيْلَى، حَدَّثَنِي الْبَرَاءُ بْنُ عَازِبٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْنُتُ فِي الْمَغْرِبِ وَالصُّبْحِ نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ، ثنا أَبُو دَاوُدَ، نا شُعْبَةُ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ، أَنْبَأَهُ قَالَ: سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي لَيْلَى يُحَدِّثُ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْنُتُ فِي الصُّبْحِ وَالْمَغْرِبِ. فَهَذَا هُوَ الصَّحِيحُ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا عَلَى مَا رَوَاهُ الْعَلَاءُ بْنُ صَالِحٍ. وَأَعْلَى خَبَرٍ يُحْفَظُ فِي الْقُنُوتِ فِي الْوِتْرِ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ فِي عَهْدِ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ مَوْقُوفًا، أَنَّهُمْ كَانُوا يَقْنُتُونَ بَعْدَ النِّصْفِ، يَعْنِي مِنْ رَمَضَانَ

Shahih Ibnu Khuzaimah 1097: Bundar menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ja’far menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami dari Amr bin Murrah, ia berkata: Aku mendengar bin Abu Laila, Al Bara' bin Azib menceritakan kepadaku bahwa Rasulullah membaca qunut ketika shalat Maghrib dan Subuh. Ahmad bin Abdah menceritakan kepada kami, Abu Daud menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami dari Amr bin Murrah, diberitahukan kepadanya, ia berkata: Aku mendengar Ibnu Abu Laila meriwayatkan hadits dari Al Bara' bin Azib bahwa Nabi membaca qunut ketika shalat Subuh dan Maghrib. Inilah yang benar dari Al Bara' bin Azib, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan bukan seperti yang diriwayatkan oleh Al Ala' bin Shalih. Sedangkan hadits yang paling tinggi dihafal tentang qunut ketika shalat witir adalah dari riwayat Ubai bin Ka’ab pada masa Umar bin Al Khaththab secara mauquf bahwa mereka membaca qunut pada pertengahan, yaitu pertengahan bulan Ramadhan.

Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1097