Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury
صحيح ابن خزيمة ١٢٧٠: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ، أَخْبَرَنَا مَنْصُورٌ وَهُوَ ابْنُ زَاذَانَ، عَنْ قَتَادَةَ قَالَ: أَخْبَرَنَا أَبُو الْعَالِيَةِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: سَمِعْتُ غَيْرَ وَاحِدٍ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، مِنْهُمْ عُمَرُ، وَكَانَ مِنْ أَحَبِّهِمْ إِلَيَّ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنِ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَجْرِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ، وَبَعْدَ الْعَصْرِ حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ "
Shahih Ibnu Khuzaimah 1270: Ahmad bin Mani’ menceritakan kepada kami, Hasyim menceritakan kepada kami, Manshur -yaitu Ibnu Zadzan- mengabarkan kepada kami dari Qatadah, ia berkata: Abu Al Aliyah mengabarkan kepada kami dari Ibnu Abbas, ia berkata, "Aku mendengar bukan hanya dari seorang para sahabat Nabi di antara mereka Umar -ia yang paling aku cintai di antara mereka- bahwa Rasulullah melarang shalat setelah Subuh sampai terbit matahari dan setelah shalat Ashar sampai tenggelam matahari."
Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 1270