Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٦٢٣: أَخْبَرَنَا الْفَضْلُ بْنُ الْحُبَابِ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُسَدَّدُ بْنُ مُسَرْهَدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ عُثْمَانَ بْنِ الْمُغِيرَةِ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ رَبِيعَةَ، عَنْ أَسْمَاءَ بْنِ الْحَكَمِ الْفَزَارِيِّ، عَنْ عَلِيٍّ، قَالَ: كُنْتُ إِذَا سَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيثًا يَنْفَعُنِي اللَّهُ بِمَا شَاءَ أَنْ يَنْفَعَنِي، حَتَّى حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرٍ، وَكَانَ إِذَا حَدَّثَنِي عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْضُ أَصْحَابِهِ اسْتَحْلَفْتُهُ، فَإِنْ حَلَفَ، صَدَّقْتُهُ، وَإِنَّهُ حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرٍ، وَصَدَّقَ أَبُو بَكْرٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَنَّهُ قَالَ: مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا ثُمَّ يَتَوَضَّأُ، ثُمَّ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِذَلِكَ الذَّنْبِ، إِلاَّ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ.
Shahih Ibnu Hibban 623: Al Fadhl bin Al Hubab mengabarkan kepada kami, ia berkata, Musaddad bin Musarhad, ia berkata, Abu Awanah menceritakan kepada kami, dari Utsman bin Al Mughirah, dari Ali bin Rabi’ah, dari Asma' bin Al Hakam Al Fazari, dari Ali, ia berkata, “Apabila aku mendengar dari Rasululah shallallahu 'alaihi wa sallam sebuah hadits, semoga Allah memberikan manfaat kepadaku jika Dia menghendakinya, sehingga Abu Bakar menceritakan kepadaku. Dan apabila sebagian sahabat menceritakan dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam kepadaku, maka aku meminta sumpahnya, apabila ia berani bersumpah, maka ia jujur. Dan sesungguhnya Abu Bakar menceritakan kepadaku, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda, "Tidaklah seorang hamba melakukan dosa, lalu ia berwudhu dan melakukan shalat dua rakaat, lalu beristighfar kepada Allah SWT atas dosa yang telah ia lakukan kecuali Allah SWT akan mengampuni dosanya. ”416 00:00
Shahih Ibnu Hibban Nomer 623