Hadits Shahih Ibnu Hibban

Hadits Shahih Ibnu Hibban

Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani

Biografi Ibnu Hibban


صحيح ابن حبان ٦٢٥: أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ سُفْيَانَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَبْدُ الأَعْلَى بْنُ حَمَّادٍ، عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ، عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي عَمْرَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فِيمَا يَحْكِي عَنْ رَبِّهِ جَلَّ وَعَلاَ، قَالَ‏:‏ أَذْنَبَ عَبْدِي ذَنْبًا، فقَالَ‏:‏ أَيْ رَبِّ أَذْنَبْتُ، فقَالَ‏:‏ أَذْنَبَ عَبْدِي ذَنْبًا، فَعَلِمَ أَنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ وَيَأْخُذُ بِالذُّنُوبِ، ثُمَّ عَادَ فَأَذْنَبَ، فقَالَ‏:‏ أَيْ رَبِّ أَذْنَبْتُ، فقَالَ‏:‏ أَذْنَبَ عَبْدِي وَعَلِمَ أَنَّ رَبَّهُ يَغْفِرُ الذَّنْبَ، وَيَأْخُذُ بِالذَّنْبِ، اعْمَلْ مَا شِئْتَ فَقَدْ غَفَرْتُ لَكَ‏.‏قَالَ أَبُو حَاتِمٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ‏:‏ قَوْلُهُ‏:‏ اعْمَلْ مَا شِئْتَ لَفْظَةُ تَهْدِيدٍ أُعْقِبَتْ بِوَعْدٍ يُرِيدُ بِقَوْلِهِ‏:‏ اعْمَلْ مَا شِئْتَ أَيْ‏:‏ لاَ تَعْصِ وَقَوْلُهُ‏:‏ قَدْ غَفَرْتُ لَكَ يُرِيدُ‏:‏ إِذَا تُبْتَ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 625: Al Hasan bin Sufyan mengabarkan kepada kami, ia berkata, Abdul A’la bin Hamad menceritakan kepada kami, dari Hamad bin Salamah, dari Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah, dari Abdurrahman bin Abi Amrah, dari Abu Hurairah, dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, dari Allah Azza wa Jalia, Dia berfirman, “ Hamba-Ku telah melakukan dosa, lalu ia berkata, “Wahai Tuhanku, aku telah melakukan dosa, maka Allah SWT berfirman, “Hamba-Ku telah melakukan dosa, dan ia mengetahui bahwa Allah SWT Maha mengampuni atas dosa (hamba-Nya), kemudian ia melakukan dosa itu kembali. Lalu ia berkata, “Wahai Tuhanku, aku telah melakukan dosa, maka Allah SWT berfirman, “Hamba-Ku telah melakukan dosa, dan ia mengetahui bahwa Tuhannya Maha mengampuni atas dosa (hamba-Nya). Lakukanlah sesukamu, sesungguhnya Aku telah mengampuni dosamu.” 418 1:2 Abu Hatim RA berkata, “Perkataan ‘lakukanlah sesukamu’ adalah bentuk ungkapan ancaman yang diikuti dengan janji (hukuman). Ungkapan ‘lakukanlah sesukamu’ yakni janganlah kamu berbuat maksiat. Sedangkan ungkapan, “Sesungguhnya Akui telah mengampuni dosamu” yakni, jika kamu bertaubat.

Shahih Ibnu Hibban Nomer 625