Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٦١٩: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَحْمُودِ بْنِ عَدِيٍّ بِنَسَا، قَالَ: حَدَّثَنَا حُمَيْدُ بْنُ زَنْجُوَيْهِ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو مُسْهِرٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ، عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ يَزِيدَ، عَنْ أَبِي إِدْرِيسَ الْخَوْلاَنِيِّ، عَنْ أَبِي ذَرٍّ، عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، عَنِ اللهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى قَالَ: يَا عِبَادِي، إِنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَى نَفْسِي، وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا، فَلاَ تَظَّالَمُوا، يَا عِبَادِي، إِنَّكُمْ تُخْطِئُونَ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَأَنَا الَّذِي أَغْفِرُ الذُّنُوبَ وَلاَ أُبَالِي فَذَكَرَهُ بِطُولِهِ وَقَالَ فِي آخِرِهِ: وَكَانَ أَبُو إِدْرِيسَ إِذَا حَدَّثَ بِهَذَا الْحَدِيثِ جَثَا عَلَى رُكْبَتَيْهِ.
Shahih Ibnu Hibban 619: Muhammad bin Mahmud bin Adi di Nasa mengabarkan kepada kami, ia berkata, Humaid bin Zanjawaih menceritakan kepada kami, ia berkata, Abu Mushir menceritakan kepada kami, Sa'id bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami dari Rabi'ah bin Yazid, dari Abu Idris Al Khaulani, dari Abu Dzar, dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, dari Allah SWT, Dia berfirman: "Wahai hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan Kezhaliman atas diri-Ku, dan Aku juga mengharamkannya atas kalian, Maka janganlah kalian saling menzhalimi, wahai Hamba-Ku, sesungguhnya kalian melakukan kesalahan (dosa) pada waktu malam dan siang hari,dan Aku-lah yang akan mengampuni dosa dan tidak menghiraukannya.” Dia menyebutkan dengan hadits yang amat panjang. Dan pada akhir hadits ia mengatakan, “Abu Idris jika menceritakan hadits ini, dia duduk di atas kedua lututnya.” 412 3: 68
Shahih Ibnu Hibban Nomer 619